Pasca Bencana di Tapanuli Utara, Bawaslu Tapanuli Utara lakukan Koordinasi Data Pemilih Dengan KPU Tapanuli UTara
|
Bawaslu Taput- Bertempat di Aula Kantor Bawaslu Tapanuli Utara (Selasa, 3/3/2026). Bawaslu Tapanuli Utara terima kunjungan KPU Tapanuli Utara dalam rangka melakukan Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan pertama di Tahun 2026. Dalam Kesempatan itu Ketua Bawaslu Kabupaten Tapanuli Utara Kopman Pasaribu mengucapkan terimakasih atas kedatangan KPU Kab. Tapanuli Utara untuk melakukan Koordinasi terkait PDPB triwulan pertama. Semoga melalui koordinasi ini kita dapat menyelesaikan masalah yang terjadi terkait data pemilih yang selama ini masih terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, setelah koordinasi ini ada baiknya kita dapat duduk bersama dengan Pencatatan sipil untuk membahas data pemilih, mengingat bencana alam yang Tahun lalu terjadi di daerah kita yang mengakibatkan ada korban jiwa dan juga penduduk yang pindah domisili ucap Kopman Pasaribu.
Dalam koordinasi, KPU Tapanuli Utara menjelaskan pencermatan dan Pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU Tapanuli Utara antaranya
- Pemilih meninggal dunia
- TNI/POLRI aktif atau sudah pensiun
- Usia> 100 Tahun, Usia< 17 Tahun bekum kawin
- Pemilih Pindah masuk dan Pindah keluar
- Data ganda
- Data tidak padan
- Ubah data
Berdasarkan data dari KPU Tapanuli Utara jumlah pemilih yang ada di kabupaten Tapanuli Utara Triwulan IV Tahun 2025 berjumlah 236.800 diantaranya Laki-laki: 115.609, Permpuan: 121. 191, data ini akan tetap terus di mutakhirkan hingga Pemilu yang akan mendatang. Pada awal bulan April KPU Kabupaten Tapanuli Utara akan melaksanakan Rapat Pleno terbuka rekapitulasi PDPB triwulan pertama.
Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Parmas dan Humas sebagai Leading sektor pengawasan Daftar Pemilih juga menyampaikan bahwa Bawaslu Tapanuli Utara sudah melakukan Pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) dengan turun langsung ke desa-desa, data yang kami dapat akan kita sandingkan dan sinkronkan kembali dengan data KPU Tapanuli Utara, agar data pemilih yang ada di Tapanuli Utara lebih akurat lagi di tahun yang akan mendatang. Bawaslu Tapanuli Utara juga terus melakukan pengawasan data pemilih melalui aplikasi Sidalih.
"Kami berharap setelah koordinasi ini kita dapat duduk bersama lagi bersama Pencatatan sipil untuk melakukan koordinasi daftar pemilih terutama mengkordinasikan data pemilih yang meningggal dan pindah domisili, mengingat Kabupaten Tapanuli Utara ditahun lalu terkena bencana alam. sehingga di pasca bencana ini kita bisa mendapatkan data pemilih yang lebih akurat" Tutup Romi Sitompul.
Rapat koordinasi juga dihadiri Koordinator Penanganan Pelanggaran Penyelesaian Sengketa (P3S) Parlin Tambunan dan staf Bawaslu Tapanuli Utara.
Penulis:Humas
Photo: Humas